Friday, June 25, 2010

Wow, kuliah kedokteran di UNP4R tembus Rp.500 juta

"Komersialisasi" dalam dunia pendidikan tampaknya makin subur saja dibumi t'ambun bungai ' (red, Kalteng). salah satu contohnya misalnya, pada tahun 2010 ini, universitas p4langkar@ya (UNP@R) kalimantan tengah akan membuka program studi baru s-1 jurusan kedokteran/dokter umum. penyelenggaraan program tersebut bekerjasama dengan universitas lain yakni UI.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, calon mahasiswa jurusan tersebut adalah mahasiswa yang dipilih oleh kabupaten/kota sekalteng, jatahnya tiap kabupaten/kota 3 orang. sementara kalteng memiliki 12 kab/1 kota.

pihak UNP4R mematok biaya per siswa sebesar RP. 500 juta. konon merupakan jumlah terbesar di Indonesia. mengingat biaya yang fantastis mahal tersebut, sejumlah kabupaten/kota merasa keberatan dan berpikir dua kali untuk menyekolahkan calon mahasiswa dari daerah yang bersangkutan dari APBD daerah, sebab kalau dihitung saja 3 orang dikali 500 juta = 1,5 milyar rupiah.

" daripada kuliah di unpar dengan biaya 500 juta hanya untuk s1 dokter umum, lebih baik menyekolahkan dokter yang ada menjadi dokter spesialis di pulau jawa saja," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya. lebih jauh diungkapkan dengan biaya yang sama bisa lebih banyak menyekolahkan dokter specialis di pulau jawa, misalnya di Unair jelasnya. selain itu jumlah dokter spesialis sangat kurang di kalimantan tengah khususnya di daerah kabupaten.

lebih dalam disebutkannya, pihak unpar sendiri sepertinya memaksakan diri membuka jurusan tersebut. padahal sarana prasarana yang ada minim, tenaga pengajar yang minim/tidak ada, bahkan alat praktek juga tiada. belum lagi bila ditinjau dari jumlah rumah sakit yang ada di palangkaraya cuma satu yang dimiliki pemerintah. belum lagi kasus-kasus kesehatan yang ada juga sedikit yang bisa dijadikan pelajaran bagi mahasiswa.

sementara itu, dibukanya fakultas kedokteran di unpar tersebut tampaknya sepi peminat dari masyarakat umum.

Monday, March 15, 2010

generasi harapan bangsa...

anak-anak tki yang belajar di negeri tetangga, mereka ikut ke negeri jiran tersebut karena kedua orangtuanya bekerja di ladang sawit di malaysia. sementara perlakuan dari pemerintah malaysia sendiri melarang keras anak-anak tki bersekolah disekolah kerajaan/pemerintah.



Friday, July 31, 2009

tertunda hampir 3 bulan, akhirnya ULP LPMP keluar

Pucuk dicinta ulam tiba, akhirnya uang makan alias uang lauk pauk (ULP) para "abdi negara" di LPMP kalteng keluar juga. seperti yang dipantau dilapangan hari ini (jum'at/31/7), tampak puluhan PNS LPMP tengah tertib mengantri rapi diruang keuangan LPMP untuk mendapatkan haknya tersebut.

Menurut salah seorang dari mereka, pembayaran uang lauk pauk dirapel 2 bulan. Pembayaran dilakukan oleh staf keuangan bernama Gultom.

"Akhirnya....keluar jg uang lauk pauk......,lumayan buat liburan sabtu minggu....," demikian tulis Weni dalam facebooknya. sementara itu beberapa pns lainnya masih "mengeluhkan" pembayaran yang tidak full.

"kering...kd full," tukas alam.

Thursday, July 23, 2009

Pemberangkatan ke sabah agustus

Kabar terbaru bagi para calon guru anak-anak TKI ke sabah Malaysia, pasalnya kemarin (22/7) kamal fikri (supervisor guru sabah) mengungkapkan pengiriman guru khusus untuk anak-anak TKI ke Malaysia akan dilakukan pada bulan agustus.

" Kemungkinan awal agustus ini berangkat udah oke, kemungkinan batal dan uang kembali ke kas negara sangat kecil," ungkap Kamal ketika di hubungi via phonsel.

lebih lanjut dijelaskan agar para calon guru yang telah terdaftar namanya agar mempersiapkan diri sebaik-baiknya. sebelumnya keberangkatan guru-guru tersebut tertunda beberapa kali hingga hampir setengah tahun ini.

semoga sukses

Pemilihan guru berprestasi 2009 tak diikuti palangka dan kapuas

Baru-baru ini diadakan permilihan guru berprestasi tahun 2009. Menurut ketua panitia Ganda Dharma merupakan salah satu implementasi Undang-Undang Republic Indonesia nomor 14 tahun 2005 dan peraturan pemerintah REPUBLIC INDONESIA nomor 74 tahun 2008.

Guru berprestasi merupakan guru model atau contoh bagi guru lainnya, karena yang bersangkutan mempunyai prestasi yang luar biasa atau melebihi yang dicapai guru lain, sehingga berdampak positif bagi perkembangan pendidikan dan peningkatan mutu dan proses bagi perkembangan pendidikan dan peningkatan mutu dan proses pembelajaran.

“Melalui pemilihan guru berprestasi ini diharapkan semua pemangku kepentingan akan berpacu mencurahkan semua perhatian dalam pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru,” ujar Krisnayadi Toendan kepala LPMP Kalteng saat membuka kegiatan di aula LPMP.

Lebih jauh dijelaskan tujuan kegiatan ini : menilai prestasi yang dicapai oleh guru yang meliputi kompetensi pedagogic, kepribadian, social, dan professional maupun peran serta atau sumbangsih guru kepada masyarakat, Menetapkan guru berprestasi di tingkat propinsi yang dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran secara merata, serta Meningkatakan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas.

Peserta terdiri dari 39 orang guru dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan tengah.

“ Namun yang tidak mengirimkan peserta hanya 2 Palangkaraya dan kabupaten Kapuas,” ujar salah seorang panitia.

Sementara itu Tim penilai terdiri dari Widyaiswara LPMP Kalteng, Dinas Pendidikan Kalteng, LPTK (Unpar), KANWIL DEPAG KALTENG

Adapun metode penilaian adalah Aspek kinerja , terdiri atas komponen professional, pedagogk, kepribadian, dan social. Aspek karya kreatif/inovatif serta Aspek hasil pembimbing

Tempat dan waktu pelaksanaan Kegiatan dilaksanakan di LPMP Kalteng jl. Cilik Riwut km.4,5 Palangkaraya selama 5 hari tanggal 21-25 Juli 2009.

Friday, July 17, 2009

uang makan belum dibayar 2 bulan, PNS resah

Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di kantor Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalteng merasa resah dan heran, pasalnya ketidakjelasan hak mereka soal uang makan yang hingga kini (17/7) belum dibagikan.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sudah dua bulan uang makan tidak dibayarkan sehingga dikhawatirkan dapat mengurangi ketebalan "asap dapur" yang semakin menipis.

Ketika dikonfirmasi kepada Bendahara Keuangan LPMP, Kilat, S.Pd membenarkan uang makan belum dibagikan. Dia beralasan belum mempunyai rekap data.

" Rekap absen belum ada diberikan dari kepegawaian," ujar Kilat ditemui di tempat kerjanya belum lama ini.

Sementara itu ketika dicek ke Bagian Kepegawaian ketika ditemui(17/7) lalu membenarkan belum menyerahkan rekap absensi yang biasanya dijadikan patokan uang makan ke bendahara keuangan.

"Ini lagi dibuat," ujar Nurul Widyaistuti, yang merupakan staf kepegawaian.

Sebelumnya menurut informasi yang beredar, belum ada keputusan yang tegas dari pimpinan soal uang makan. Selama ini uang makan dibagikan kepada PNS LPMP berdasarkan hasil rekap jumlah kehadiran yang bersangkutan di kantor, disamping itu muncul tanda tanya kenapa tidak pernah diberikan slip pembayaran uang makan tersebut.

" kita tidak pernah diberikan slip tanda pembayaran uang makan tersebut? sepertinya tidak transparan," aku salah seorang PNS yang enggan disebut namanya.

Sementara ada dugaan kalau pencairan uang makan di KPKPN sudah dilakukan dan selalu dikeluarkan penuh oleh KPKPN. Disamping itu ada polling yang diadakan pimpinan tidak ada tindak lanjutnya.

Para “abdi negara” yang ada di LPMP berharap, hak mereka untuk menerima uang makan yang walaupun jumlahnya sangat sedikit ternyata sangat berarti bagi mereka, uang makan tersebut seyogyanya mereka terima setiap bulan bersamaan dengan pembayaran gaji.

Disamping itu juga uang tersebut dapat memotivasi para PNS dalam bekerja, juga karena merupakan hak mereka, dan juga menyangkut citra LPMP sendiri yang nota bene lembaga Unit Pelaksana Teknis (UPT) pusat yang ada di daerah yang telah mendapatkan sertifikat ISO manajemen mutu beberapa bulan lalu.

Diharapkan juga agar para pejabat yang berwenang untuk segera memberikan penjelasan yang pasti mengenai uang makan tersebut. Kalau memang ada agar segera direalisasikan dan kalau memang tidak ada di berikan penjelasan. ini semua demi kebaikan semua pihak karena kalau ini dibiarkan berlarut-larut akan muncul kesan adanya diskriminasi dan kecemburuan social.

Thursday, July 16, 2009

agustus, cair bantuan beasiswa guru

kabar gembira bagi guru-guru se kalteng yang telah mengajukan permohonan bantuan beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang s-1.. menurut salah seorang pengelola dana beasiswa bantuan kualifikasi guru LPMP kalteng, ummi habibah mengungkapkan bantuan akan cair bulan agustus depan.

"Insya Allah agustus cair," ujar ummi ditemui di ruang kerjanya.
lebih lanjut dijelaskan, bantuan beaiswa kualifikasi guru tersebut sudah direkap dan akan segera diajukan ke KPKPN untuk proses pencairan.

selanjutnya, bila cair, uang bantuan tersebut langsung di salurkan ke nomor rekening guru-guru yang bersangkutan.